Bimtek MIPA Bilingual di Bali Bekali 100 Guru Muhammadiyah dengan Pembelajaran Digital

BADUNG — Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, bekerja sama dengan Majelis Dikdasmen dan PNF Wilayah Bali, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pendidikan dalam Pembelajaran MIPA Bilingual bagi 100 guru dari Banyuwangi pada 15–18 Oktober 2026 di Anathera Resort Kuta, Kabupaten Badung, Bali. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), bahasa Inggris, serta teknologi digital untuk mendukung pembelajaran yang berkualitas dan adaptif terhadap tantangan pendidikan global.
Dalam laporan pembukaan, Co-Pilot kegiatan, Astajab, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti 100 guru, terdiri atas 60 peserta dari Bali dan 40 peserta dari Banyuwangi. Sejumlah narasumber dari Universitas Negeri Semarang turut mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.
Astajab menjelaskan bahwa Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah telah menyiapkan buku MIPA bilingual yang terintegrasi dengan platform KontenMu dan aplikasi pendukung. Buku tersebut diharapkan membantu guru memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menyediakan bahan ajar yang berkualitas dengan harga terjangkau.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Bali, Dr. Majid Wadji, S.Pd., membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membangun budaya literasi digital bagi guru agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif dan berkelanjutan dalam pembelajaran.
Pada penutupan kegiatan, Ir. Husnul Fahmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya guru-guru dari Banyuwangi yang menempuh perjalanan panjang untuk mengikuti kegiatan tersebut. Ia berharap peserta dapat menindaklanjuti bimbingan teknis dengan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
Bendahara Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, M. Sofyan, S.T., M.T., menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik kolaborasi dengan Direktorat Sekolah Dasar. Ia menjelaskan bahwa sejumlah sekolah di Bali telah menggunakan buku bilingual terbitan Muhammadiyah. Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris menjadi kebutuhan penting untuk mendorong sekolah Muhammadiyah memiliki daya saing di tingkat internasional.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd., menegaskan pentingnya pembelajaran MIPA digital di sekolah Muhammadiyah. Ia mengajak para guru meneruskan ilmu yang diperoleh kepada generasi berikutnya serta melanjutkan semangat pendidikan K.H. Ahmad Dahlan yang memandang ilmu pengetahuan sebagai sarana memajukan kehidupan umat dan bangsa.
Melalui kegiatan ini, guru diharapkan mampu menerapkan pembelajaran MIPA bilingual berbasis digital di sekolah masing-masing serta membagikan praktik baik kepada rekan sejawat.
Bimtek tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, kontekstual, dan bermakna. Penerapan hasil kegiatan diharapkan dapat memperluas pemanfaatan teknologi digital, menjangkau lebih banyak murid, serta mendukung kemajuan pendidikan Muhammadiyah.




